Posts tagged with “makanan diabetes mellitus”

Diet Diabetes Melitus Tipe 2

Diet Diabetes Melitus Tipe 2 Seperti Apa Yang Benar?

Diet Diabetes Melitus Tipe 2Diet diabetes melitus tipe 2 dan tipe 1 sebenarnya sama, menghindari karbohidrat kompleks, memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi protein yang bagus untuk mempertahankan dan memperbaiki sel-sel tubuh. Karbohidrat kompleks adalah segala sesuatu yang putih, seperti nasi putih, roti putih, tepung, terigu, sagu, bihun, kwetiau dan mie. Walaupun mie ada yang warna kuning Cuma asal-usul nya juga putih. Perbanyaklah makan daging ayam, daging, sapi, ikan, tempe, tahu, sayur-sayuran dan buah-buahan. Diet diabetes melitus seperti menahan rasa lapar adalah cara diet yang salah, justru sebaliknya jangan sampai anda lapar, ketika anda lapar, penuhilah makanan anda dengan makanan berprotein tinggi dan rendah karbohidrat.

Diet diabetes melitus tipe 2 yang benar adalah saat anda kenyang dengan makan lauk, bukan kenyang dengan makan nasi. Nasi hanyalah makanan sampingan anda. Makanan utama anda adalah lauk-pauk. Dua kali kan porsi lauk anda, kurangi setengah porsi nasi putih anda, bahkan lebih baik lagi jika mengganti nasi putih dengan nasi merah dan roti putih ganti dengan roti gandum setiap hari karena kadar gula nya lebih rendah dan sangat mudah dicerna oleh tubuh. Dengan mengetahui lebih jelas hal-hal seperti ini diet diabetes melitus tipe 2 bukanlah suatu hal yang harus anda hindari, sebaliknya diet diabetes melitus tipe 2 lebih nikmat bahkan untuk yang bukan penderita diabetes sekalipun. Pelajarilah semua tips-tips kami lainnya di web ini, telah kami sediakan ratusan artikel mengenai makanan diabetes yang benar.

Leave a Comment

Makanan Penyebab Diabetes Melitus

Makanan Penyebab Diabetes Melitus Paling Bahaya di Indonesia

Makanan Penyebab Diabetes MelitusTidak bisa kita pungkiri lagi kehidupan di kota-kota besar selalu banyak bertemu dengan makanan penyebab diabetes melitus, seperti minuman soda, merokok, makanan cepat saji, gula kimia seperti gula jagung, goreng-gorengan karena terlalu banyak tepung, minuman kemasan kaleng. Di Amerika makanan penyebab diabetes melitus utama adalah dari soft drink dan fast food, kedua macam makanan ini terlalu mudah di proses yang dapat menyebabkan kadar gula naik secara spontan dan sulit sekali tubuh memproses gula seperti ini karena banyak berasal dari bahan-bahan kimia, baik itu dari gula maupun pengawet dan tepung putih yang sangat murah dan dapat di produksi secara besar-besaran dengan biaya yang sangat murah.

Banyak orang menyebut zaman sekarang adalah era kimia, apapun itu yang masuk ke dalam tubuh kita bisa 80% kimia, seperti makanan kaleng, frozen food, minuman kaleng, ayam broiler, jarang sekali makanan-makanan alami yang dapat disajikan di meja makan kita setiap hari tanpa ada kimia. Supaya keluarga sehat, proseslah makanan yang kita beli dari pasar segar, hindarilah makanan-makanan cepat saji seperti ayam nugget dan lainnya, karena makanan frozen food seperti ini pasti menggunakan bahan kimia seperti pengawet yang cukup banyak untuk menjaga makanan tersebut tidak basi. Kini anda sudah tahu makanan penyebab diabetes melitus yang paling sering ditemui, pelajari juga makanan sehat untuk penderita diabetes di artikel-artikel kami lainnya yang bisa anda temukan di website ini.

Leave a Comment

Menu Makanan Diabetes Melitus

Mengetahui Lebih Jauh Tentang Diabetes Melitus Dan Menu Makanan Yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Menu makanan diabetes melitus sebenarnya banyakIstilah Diabetes Mellitus mungkin sudah sering anda dengan dari anggota keluarga lain, teman, atau bahkan kerabat anda. Mungkin anda agak bingung dengan istilah ini, akan tetapi jika anda mendengar istilah kencing manis, maka segera anda akan paham. Diabetes mellitus dan kencing manis adalah sama. Kedua nama tersebut mengacu kepada jenis penyakit yang sama. Ciri-ciri penderita kencing manis atau diabet adalah kencing yang terus menerus dan kencingnya terasa manis. Hal ini disebabkan karena dalam darahnya terjadi peningkatan kadar gula yang luar biasa besar. Kejadian diabetes melitus terus meningkat setiap tahun dan ditandai dengan grafik index penderita diabetes melitus yang dirawat di rumah sakit. Bahwa mitos penyakit diabetes melitus hanya terjadi pada orang tua tidak benar karena pada kenyataanya, penyakit diabetes melitus juga terjadi pada remaja, dan dewasa muda. Di Indonesia sendiri, penyakit diabetes melitus sudah cukup banyak bahkan pada tahun 2025, diperkirakan penderita diabetes melitus akan mencapai 20 juta orang. Sungguh jumlah yang sangat banyak. Untuk mengetahui lebih jauh tentang diabetes melitus, kita perlu tahu penyebab penyakit ini. Menurut penelitian para ahli, diabetes melitus disebabkan kadar gula dalam yang tinggi karena tidak adanya pasokan insulin yang cukup kedalam aliran darah. Pasokan insulin kedalam darah seharusnya disuplai oleh pankreas  karena insulin itu adalah salah satu hormon yang dihasilkan pankreas. Insulin pada dasarnya adalah hornon untuk merubah gula menjadi energi atau untuk disimpan sebagai cadangan energi. Pada dasarnya, kandungan gula dalam darah sehingga pasien disebut terkena diabetes melitus adalah >126 mg/dL (kadar gula darah puasa), sementara pada saat tes sewaktu lebih dari 200 mg/dL. Sementara itu kadar gula darah normal berkisar antara 70 – 110 mg/dl (berpuasa). Pada dasarnya penyakit diabetes melitus bisa ditanggulangi dengan mengatur pola makan yang tidak menyuplai banyak zat gula kedalam tubuh. Penyakit diabetes melitus ada dua macan yaitu diabetes melitus yang tergantung pada insulin dan diabetes melitus yang tidak tergantung pada insulin. Ciri-ciri penderita dengan diabetes melitus adalah sering kencing, selalu kehausan karena sering kencing, berat badan menurun, peningkatan nafsu makan, kesemutan, kulit terasa menebal, kram, gatal, dan cepat lelah. Menurut para ahli, penyakit diabetes melitus bisa disebabkan oleh banyak hal. Penyebab pertama adalah faktor keturunan. Jika anda memiliki saudara yang terkena penyakit diabetes melitus maka anda mempunyai resiko penyakit diabetes melitus, jika anda memiliki dua atau lebih saudara, paman, bibi, orang tua yang terkena penyakit diabetes melitus, maka resiko anda terkena diabetes juga semakin besar. Obat-obatan juga bisa menyebabkan penyakit diabetes melitus karena obat-obatan cenderung merusak pankreas. Faktor lingkungan dan pola makan juga sangat berpengaruh atas munculnya penyakit diabetes melitus.

pengaturan menu makanan diabetes melitusBerbicara tentang makanan, cara mengatasi diabetes bisa dengan mengatur menu makanan diabetes melitus. Diet DM atau pengaturan pola makan serta olah raga fisik bisa sangat membantu penyembuhan penyakit diabetes melitus. Akan tetapi jarang penderita penyakit diabetes melitus yang bersedia datang kedokter untuk mendapatkan penyuluhan kesehatan yang benar tentang cara penanggulangan penyakit diabetes melitus. Mereka sering mendapat informasi yang salah seperti makan nasi akan meningkatkan gula darah dan kemudian mereka makan nasi jagung, hal tersebut sangat salah dan tidak  berguna karena nasi jagung mempunyai kandungan gula yang hampir sama banyaknya dengan nasi. Selain itu, pengaturan pola makan juga harus dilakukan sesuai dengan berat badan. Hal itu untuk menjaga kadar gula dalam darah agar tetap normal dan juga menurunkan kandungan gula dalam urine menjadi negaitf. Selain itu, pengaturan pola makan juga ditujukan untuk mencapai dan mempertahankan berat normal badan. berat normal badan adalah berkisar kurang dari 10% sampai lebih dari 10% berat badan ideal. Berat badan normal bisa dihitung dengan cara sederhana yaitu 90% dari tinggi badan dikurangi 100. Sebagai contoh tinggi anda 160 cm, maka berat ideal anda adalah 90% x (160cm – 100) = 54kg. dari perhitungan tersebut maka kisaran berat badan ideal anda adalah 48,6kg sampai 59,4kg. (10% kurang / lebih dari berat ideal).

menu makanan diabetes melitus beda dengan obesitasMenu makanan diabetes melitus berbeda dengan menu makanan diet untuk obesitas. Diet diabetes difokuskan untuk menjaga kadar gula dalam darah. Diet untuk penyakit diabetes melitus mempunyai 3 prinsip yaitu tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat jadwal. Masing masing prinsip bisa dijelaskan sebagai berikut. Tepat Jenis: makanan yang boleh dimakan oleh penderita penyakit diabetes melitus harus sesuai dengan perintah dokter atau ahli gizi yang telah berpengalaman. Ada makanan yang dianjurkan dan juga ada makanan yang tidak dianjurkan untuk dimakan oleh penderita penyakit diabetes melitus. Makanan yang tidak boleh dimakan adalah semua jenis makanan yang mengandung gula sederhana seperti gula pasir, susu, kue-kue, cake, tarcis, es krim, semua jenis softdrink, gula jawa, madu dan selai. Selain itu ada juga keju dan segala produk turunannya, santan, dan lemak hewan. Bahkan terasi, saus tomat, kecap dan penyedap tidak boleh dimakan. Berbagai macam buah seperti durian, nanas, sawo, pisang, anggur, nangka, duku klengkeng dan rambutan juga tidak boleh dimakan. Sementara yang boleh dimakan adalah  yang tidak disebutkan diatas, seperti sayuran, apel hijau, pepaya, blewah, belimbing dan melon. Prinsip kedua adalah Tepat Jumlah. Sebaiknya penderita penyakit diabetes melitus mengkonsumsi makanan yang jumlahnya tepat seperti yang disarankan dokter atau ahli gizi. Perlu diketahui, demi menjada kadar gula maka jumlah asupan makanan tidak boleh berlebih. Perhitungan jumlah kalori yang dibutuhkan penderita diabetes melitus dihitung berdasarkan berat badan dan tinggi badan serta aktifitas sehari-hari. Sehingga pada dasarnya penderita diabetes melitus bisa memakan beragam makanan asal jumlah kalori sudah dihitung dengan cermat semisal hanya boleh makan beberapa sendok nasi, atau setengah potong roti. Memang hal ini terkesan ribet dan tidak praktis, namun ini cara untuk mencegah diabetes melitus. Prinsip ketiga adalah Tepat Jadwal. Prinsip ini menganjurkan bahwa penderita diabetes melitus harus makan dengan teratur sesuai jadwal yang telah diatur oleh dokter atau ahli gizi. Penderita diabetes melitus bisa makan sampai 6x sehari dengan rincian 3x makan utama dan 3x makan selingan dengan interval waktu 3 jam. Jangan lupa untuk melakukan kegiatan olahraga secara teratur demi melengkap menu makanan diabetes melitus. Memeriksakan kadar gula darah secara teratur juga sangat disarankan. Apalagi saat ini ada alat yang bisa digunakan untuk mengecek gula darah secara mandiri dirumah. Alat ini harganya sekitar 600 ribu dan bisa dibeli diapotik terdekat. Jika memungkinkan, konsultasi kedokter sebulan sekali untuk cek gula darah dengan alat lab yang lebih lengkap dan hasilnya lebih detil.

Leave a Comment